Berdialog dengan Saksi Yehuwa

Mungkin saudara degdeg-an didatangi saksi-saksi Yehuwa. Saya juga! Tapi saya akhirnya menikmati perjumpaan dengan mereka. Dan pada kenyataannya, perjumpaan dengan mereka kian mengokohkan iman kepada Allah Tritunggal. lebih jauh lagi, perjumpaan dengan mereka menjadi kesempatan berharga untuk menyaksikan iman Kristiani kepada mereka.

Filosofi yang saya pakai tatkala berdialog dengan mereka, sama dengan filosofi sebuah pertandingan sepakbola: menyerang dan bertahan.

  1. Menyerang keyakinan SY dengan menggunakan senjata para filsuf dalam mencari kebenaran: BERTANYA. "Pertanyaan" menghantar kita pada kebenaran sekaligus membongkar kepalsuan.
    • pengalaman saya berdialog selama ini, menemukan bahwa keyakinan SY tidak dibangun dari penggalian Alkitab yang kokoh dan logika yang baik. Oleh karena itu, dengan bertanya dan bertanya akan menolong kita membongkar kepalsuan dan klaim akan kebenaran.
  2. Bertahan dari gempuran SY tidak lain dengan memberikan JAWABAN yang komprehensif: logis, alkitabiah. Untuk mendapatkan jawaban yang komprehesif perlu waktu untuk belajar dibawah pimpinan Roh Kudus.
    • Pendalaman alkitab yang kokoh bukan hanya menumbuhkan iman kita, tetapi juga menolong kita menangkis serangan dari para bidat.

Tips menghadapi Saksi-saksi Yehuwa:
  1. Tips dasar (3B): Berdoa, Belajar & Berbelaskasih
  2. Fokus pada orang yang sama: jangan biarkan mereka mengganti tim sehingga kesaksian kita jadi efektif.
  3. Fokus pada pertukaran literatur: jangan terima literatur mereka kecuali mereka mau menerima literatur yang kita berikan.
  4. Fokus pada teks: jangan terima "mentah-mentah" ayat yang disajikan dalam diskusi, melainkan dalami ayat tersebut dengan filosofi bertanya
  5. Fokus melindungi diri dan jemaat: bentuk tim back up untuk saling mendukung dalam berdioalog dengan saksi Yehuwa.
untuk lebih jelasnya silahkan download powerpoint file-nya disini.


Jika saudara saat ini merupakan pengikut saksi Yehuwa, maka saya sarankan untuk membaca kesaksian berikut:

  1. Ralph T. Miller: Victim of Deception
  2. William J. Schnell: Into the Light of Christianity
Semoga menjadi berkat. Tuhan Yesus memberkati.