Sampah dan Monyet




"Kebiasaan membuang sampah" telah menjadi salah satu indikator pembeda manusia dan monyet. Mungkin juga menjadi pembeda bangsa ini dan bangsa barat. Kebiasaan membuang sampah sembarangan telah menggelisahkan dan membuat frustrasi beberapa orang yang peduli dengan kebersihan. Asumsi saya ini tercermin dari salah satu papan pengumuman unik berikut.

Unik banget papan pengumuman ini! Tertulis, HANYA MONYET yang boleh buang SAMPAH "SEMBARANGAN" #HELP KEEP THIS PLACE CLEAN#

Beberapa penafsiran & analisa yang mungkin:


  1. Pemberitahuan adanya hak istimewa kepada monyet untuk membuang sampah sembarangan di area sekitar, itu berarti mahluk lain termasuk manusia harus membuang sampah di tempat tertentu. Apa mungkin penguasa area ini adalah para monyet - the rise of apes?
  2. Pemberitahuan adanya revisi penerjemahan Inggris - Indonesia. "Hanya monyet yang boleh buang sampah sembarangan" seharusnya diterjemahkan "Help keep this place clean." Itu berarti, banyak orang di sekitar area tersebut yang telah salah menafsirkan kata kata di atas, sehingga perlu dibuat papan khusus untuk mengoreksinya.
  3. Pemberitahuan adanya rasa frustrasi sang pembuat papan dalam menghimbau orang sekitar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sehingga ia menyetarakan pembuang sampah sembarangan dengan monyet. Itu berarti papan ini adalah ekspresi kegalauan. 
  4. Ada gap kebiasaaan membuang sampah antara pengguna bahasa Indonesia dan pengguna bahasa  Inggris di area sekitar papan tersebut. Pengguna bahasa Indonesia sering membuang sampah sembarangan (karena itu pesannya keras), sedangkan Pengguna bahasa Inggris sering membuang sampah pada tempat sampah (karena itu pesannya lebih halus). 
  5. ... (ada analisa lain?)